• Uncategorized
  • 2

Atas Nama Cinta

2 Responses

  1. Juma says:

    Ini sangat betul.
    Saya mengalaminya benar-benar.
    Dan karena inilah saya kembali lagi kepada pacar lama yang karena pihak ketiga yang agresif hubungan kami hancur.

    Awalnya dia berpikir cinta karena pendekatan yang tekun, dan kemiripan latar belakang (agama sama). Karena ini, ketika saya diteror oleh wanita itu, ia tidak terlalu berani membela saya (beda agama). Namun, ketika waktu berjalan, ia mendapati bahwa

    Cinta adalah kecocokan jiwa dan jika itu tidak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.

    Cinta tulus dan kuat adalah dasar utama membentuk keluarga. Dan saat ini, kami sedang merintis untuk bersatu kembali.

  2. nÖfréé says:

    Good luck for you Juma, hope you’ll find your soul mate, like I do.. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.