Milan Terlalu Santai

Mohammad Yanuar Firdaus – detikSport
Supported by DJARUM SUPER
Jakarta – Hasil imbang 2-2 saat dijamu Lecce di Via Del Marre, Minggu (15/5/2005) kemarin membuat peluang AC Milan merebut scudetto sedikit tertutup. Allenatore Carlo Ancelotti pun menyalahkan skuadnya.

Menurut mantan pelatih Parma itu Paolo Maldini dkk terlalu meremehkan Lecce meskipun mereka bermain dengan 10 pemain. Hal ini seharusnya tidak terjadi pada tim sekelas mereka.

“Kami membuat kesalahan besar ketika sudah unggul 2-1 dan memiliki keuntungan satu pemain. Kami memiliki kesempatan untuk mencetak gol lagi sekaligus memastikan kemenangan, namun kami bermain terlalu santai dan membuang peluang yang ada,” tukasnya dilansir Channel4.

Mirko Vucinic menjadi pemain Lecce yang mengubur mimpi Milan untuk bisa mendekati perolehan poin Juve setelah tendangannya ke gawang Rossoneri gagal diamankan Dida.

Hasil ini membuat Milan tertahan di angka 77 alias terpaut lima poin dengan Juventus yang tetap memimpin klasemen dengan 82 poin. Sementara Milan seri, Tim Zebra asuhan Fabio Capello itu mampu menggulingkan Parma dengan skor 2-0.

Bagi penghuni Delle Alpi Turin ini kemenangan atas Il Gialloblu tersebut membuat jalan mereka ke tangga juara Seri A musim ini semakin lapang. Presiden Juve, Franco Grande Stevens, menyatakan suka citanya dengan hasil ini.

“Gelar scudetto sudah semakin dekat ke kubu kami, tapi ini belum berakhir,” tukas Stevens seraya menambahkan bahwa penampilan timnya malam tadi merupakan yang terbaik di sepanjang musim ini.
(ian)

* Geblexx.. mangkanya jangan nganggap sepele segala sesuatuu.. Huhh.. PAYAHHH!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.