Category: Journey

0

Karir Terhalang Orang Lain

Hore, Hari Baru! Teman-teman. Dikantor, kadang ada orang yang karirnya terhambat oleh orang lain. Sang penghambat itu bisa atasan. Bisa birokrasi. Bisa juga karena ‘gerbong’ organisasi tidak bergerak. Jika karir Anda terjebak dalam situasi seperti itu, apa yang harus Anda lakukan?   Salah satu cara yang ampuh adalah; mengecilkan ego kita. Lho, kok mengecilkan ego kita?! Bukankah pihak lain yang menghalangi kita? Kenapa malah kita yang harus mengecilkan ego?!   Hari ini, terjadi kemacetan yang...

0

Membandingkan Kebahagiaan

Wajar nggak sih kalau kita selalu ingin mendapat lebih dari yang selama ini kita dapat? Wajar banget. Memang sudah menjadi sifat manusia untuk selalu ingin dapat lebih.Malahan, itu bagus untuk membuat kita terus terdorong untuk lebih giat, lebih gigih, dan lebih rajin. Tanpa keinginan untuk mendapat lebih, kita cenderung tidak berkembang. Namun, akan jadi tidak wajar kalau ingin lebih itu sambil mengumpat; mestinya keadaan kita nggak kayak gini! Mestinya kan seperti itu! Lalu membanding-bandingkan dengan...

0

P#112: Apa Sih Karyawan “Dead Wood” Itu?

Hore! Tahun Baru, Teman-teman. Anda sudah pernah mendengarnya? Karyawan ‘dead Wood’. Apa sih artinya? Kalau dihalaman rumah Anda ada sebatang pohon yang tumbang. Lalu dibiarkan menjadi lapuk. Kira-kira batang pohon yang sudah lapuk itu masih bisa dimanfaatkan nggak? Biasanya sih nggak. Anda pasti membuangnya, ya kan? Nah, batang pohon yang lapuk seperti itu disebut sebagai ‘dead wood’. Jadi dead wood itu sebutan untuk kayu yang sudah lapuk. Nyaris tidak ada gunanya lagi. Kalau karyawan dead...

1

Empire Hotel 01 – Brunei Darussalam

Yesterday, Sunday (April 15,2012) Ronnie n family pick me up and my family, we’re going to Empire Hotel.  A very huge hotel in Brunei with nice views, really nice! a clean atmosphere, blue ocean, swimming pool, and hotel interiors it self really beautiful. See the snapshot picture below :  

0

Ambuyat, makanan khas Brunei-1

Ambuyat adalah makanan berupa bubur kanji yang dibuat dari sagu atau Ambulung dalam bahasa melayu Brunei. Setelah Ambuyat dihidangkan, rasanya tawar saja dan harus dimakan segera dalam keadaan panas-panas, sebelum menjadi kenyal dan sejuk. Oleh kerana Ambuyat berfungsi sebagaimana nasi, dan tidak berperasa maka membuatnya perlulah dengan Cacah yang menyertainya. ” Cacah ” adalah sambal cair pencelup Ambuyat, rasanya masam, sedikit pedas dan sedap. Di samping itu, Ambuyat dihidangkan bersama dengan sekitar 15 macam lauk...